KOTA METRO — Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso meminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) memperkuat profesionalisme, kecepatan respons, dan koordinasi lintas sektor dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bambang saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Damkarmat Kota Metro, Selasa (4/8/2026). Apel tersebut diikuti jajaran pimpinan, pejabat struktural dan fungsional, hingga seluruh personel Damkarmat.
Menurut Bambang, Damkarmat memiliki posisi strategis sebagai salah satu garda terdepan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, setiap personel dituntut mampu menjalankan tugas secara cepat, tepat, dan profesional.
Ia menegaskan, apel pagi tidak hanya menjadi rutinitas kedinasan. Kegiatan tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat disiplin, mengevaluasi pelaksanaan tugas, membangun kekompakan, serta menyatukan komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Setiap ASN adalah pelayan masyarakat. Karena itu, nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, hingga kolaboratif,” ujar Bambang.
Bambang mengapresiasi dedikasi personel Damkarmat yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi dalam menjaga keselamatan masyarakat. Ia menyebut tugas Damkarmat tidak lagi sebatas menangani peristiwa kebakaran, tetapi telah berkembang dengan berbagai layanan penyelamatan.
“Pelayanan Damkar sekarang semakin luas. Karena itu kualitas layanan harus terus ditingkatkan agar semakin cepat, tepat, transparan, dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Hingga 3 Agustus 2026, Damkarmat Kota Metro tercatat telah menangani 38 kejadian kebakaran. Selain itu, terdapat 283 kejadian nonkebakaran yang ditangani melalui 18 jenis layanan penyelamatan.
Capaian tersebut, kata Bambang, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Ia meminta seluruh personel tetap menjaga kesiapsiagaan serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat sesuai tugas dan kewenangan.
Bambang juga menekankan pentingnya sinergi antara Damkarmat dengan perangkat daerah dan instansi terkait, termasuk PLN, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan di lapangan.
“Jangan sampai ada ego sektoral. Kepentingan masyarakat harus menjadi yang utama sehingga setiap persoalan dapat ditangani secara efektif melalui koordinasi dan kolaborasi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan personel agar tetap memberikan pelayanan yang baik ketika menerima pengaduan yang berada di luar kewenangan Damkarmat. Masyarakat, menurutnya, harus mendapatkan penjelasan secara santun dan edukatif sehingga tidak merasa diabaikan.
“Apabila terdapat pengaduan yang bukan menjadi kewenangan Dinas Pemadam Kebakaran, masyarakat tetap harus diberikan penjelasan secara santun, edukatif, dan tidak mengecewakan sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap terjaga,” katanya.
Selain peningkatan layanan, Bambang mendorong penguatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Damkarmat. Pengembangan kapasitas aparatur dinilai penting agar personel mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memenuhi tuntutan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah yang semakin tinggi.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bambang menutup arahannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Damkarmat atas pengabdian yang telah diberikan. Ia mengajak seluruh jajaran mempertahankan kekompakan dan meningkatkan semangat pelayanan.
Dengan semangat “Yudha Brama Jaya, Pantang Pulang Sebelum Padam,” Bambang berharap Damkarmat Kota Metro semakin profesional, responsif, dan terpercaya dalam memberikan perlindungan serta rasa aman bagi masyarakat. (ADV)



0 Komentar