
KOTA METRO — Pemerintah Kota Metro mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat pelaksanaan urban farming untuk mendukung ketahanan dan kemandirian pangan daerah.
Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto mengatakan urban farming merupakan tindak lanjut Instruksi Wali Kota Metro Nomor 3 Tahun 2026 tentang pelaksanaan urban farming bagi perangkat daerah dan ASN.
Hal itu disampaikan Ahmad saat memimpin apel mingguan di halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (10/8/2026).
“Kota mandiri pangan bukan sekadar slogan. Kita ingin kebutuhan pangan, khususnya sayuran masyarakat, dapat dipenuhi dari hasil produksi sendiri sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat dikurangi,” kata Ahmad.

Ia meminta setiap perangkat daerah melaksanakan urban farming secara nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Pelaksanaan urban farming dapat dilakukan di lingkungan kantor maupun rumah masing-masing ASN. Lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman pangan, termasuk menggunakan pot, polybag atau ember.
“Manfaatkan setiap lahan kosong yang tersedia menjadi lahan produktif. Di rumah pun bisa dilakukan di pekarangan, bahkan menggunakan pot, polybag, atau ember untuk menanam sayuran maupun membudidayakan perikanan dan peternakan skala rumah tangga,” ujarnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kota Metro melalui Gerakan Tanam Pangan Keluarga menyediakan bibit cabai, tomat dan terong secara gratis bagi perangkat daerah maupun ASN.
Pengajuan bibit dilakukan melalui layanan permohonan yang disediakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro. Dinas tersebut juga memberikan pendampingan teknis dalam pelaksanaan urban farming.
Ahmad mengatakan dokumentasi pelaksanaan urban farming nantinya menjadi bagian dari penilaian kinerja melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahunan. Sementara camat dan lurah diminta menggerakkan program tersebut di wilayah masing-masing.
Selain urban farming, apel mingguan tersebut juga menjadi momentum pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ahmad mengajak perangkat daerah, camat, lurah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat turut menyukseskan gerakan tersebut dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.
Menurut Ahmad, keterlibatan ASN dalam kedua gerakan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat ikut berpartisipasi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di Kota Metro. (ADV)
0 Komentar