KOTA METRO — Pemerintah Kota Metro mendukung rencana pelaksanaan Seminar Parenting Nasional yang digelar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro pada 22 November 2026. Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti 500 hingga 600 peserta.
Dukungan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto saat menerima audiensi pengurus LPAI Kota Metro di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2026).
Seminar tersebut rencananya menghadirkan narasumber nasional, Shahnaz Haque dan Kak Seto. Peserta yang menjadi sasaran kegiatan antara lain orang tua, wali murid, guru, dan masyarakat.
Ahmad mengatakan, Pemkot Metro menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut karena dapat menjadi sarana meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola pengasuhan dan pendidikan anak.
“Kami Pemerintah Kota Metro tentu akan mendukung terselenggaranya kegiatan seminar yang akan menghadirkan Kak Seto dan Kak Shahnaz Haque di Kota Metro pada bulan November mendatang,” ujar Ahmad.
Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan zaman membuat pola pengasuhan anak juga perlu terus disesuaikan. Orang tua dan tenaga pendidik dinilai perlu memperoleh pengetahuan baru agar mampu mendampingi anak secara tepat.
“Kemudian supaya ke depannya juga sumber daya manusia kita, khususnya pemahaman tentang bagaimana menjaga anak, bagaimana mendidik anak di Kota Metro akan lebih kekinian lagi,” katanya.
Ahmad juga menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan Kota Metro kepada masyarakat dari luar daerah. Kehadiran narasumber nasional diharapkan turut memberikan masukan bagi pemerintah daerah terkait pendidikan dan perlindungan anak.
“Ilmu itu kan berkembang terus kan. Kalau kita disiram terus setiap hari dengan ilmu-ilmu baru yang kekinian, insyaallah ke depan masa depan anak-anak Kota Metro akan lebih cerah,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, LPAI Kota Metro meminta dukungan Pemkot Metro terkait lokasi kegiatan. Dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai 500 hingga 600 orang, panitia membutuhkan tempat dengan kapasitas yang memadai.
Ketua Komisi Kajian Analisis Standar Pelayanan Hak Anak LPAI Kota Metro Gatot Subroto mengatakan, pihaknya berharap seminar dapat digelar di lokasi yang mampu menampung seluruh peserta.
“Kalau untuk lokasi, mengingat peserta yang akan kami hadirkan diperkirakan sekitar 500-600 orang, kami tentu membutuhkan tempat yang cukup luas. Karena itu, kami ingin berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah untuk mendapatkan dukungan penggunaan atau pinjam pakai tempat seperti aula Gedung Sesat,” jelas Gatot.
LPAI Kota Metro sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta Dinas P3P2KB Kota Metro. Koordinasi dilakukan karena peserta seminar sebagian besar ditargetkan berasal dari kalangan guru dan wali murid.
Gatot mengatakan, seminar tersebut akan dilaksanakan secara berbayar karena menghadirkan narasumber profesional. Peserta nantinya juga akan mendapatkan sertifikat.
Sementara itu, Ahmad memastikan Pemkot Metro siap mendukung kegiatan tersebut, termasuk dalam hal publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kita dari Pemerintah Kota Metro siap support terkait dengan kegiatan ini. Tadi sudah disampaikan mungkin untuk kegiatan publikasinya, sosialisasinya ke depan,” ujarnya.
Ia berharap seminar tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengasuhan, pendidikan, dan perlindungan anak.
“Mudah-mudahan juga nanti dengan datangnya Kak Shahnaz, Kak Seto juga akan memberi masukan untuk Kota Metro, terutama tentang bagaimana terkait dengan pendidikan anak-anak di Kota Metro,” pungkasnya. (ADV)


0 Komentar